banner 728x250

Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Kalapas Ngawi Hadiri Konsolidasi TEKFORMA 2025

banner 120x600
banner 468x60

SURABAYA – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ngawi, Iwan Setiawan, menghadiri kegiatan Monitoring, Evaluasi, dan Konsolidasi Direktorat Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan (TEKFORMA) Tahun 2025 wilayah Jawa Timur yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di Hotel Santika Premiere Surabaya, Kamis (18/12). Kegiatan ini diikuti oleh 46 satuan kerja Pemasyarakatan se-Jawa Timur sebagai upaya penguatan teknologi informasi dan sinergi antarunit kerja.

Kegiatan dibuka dan dimoderatori oleh Kepala Subdirektorat Kerja Sama Ditjen Pemasyarakatan, Rika Aprianti, diawali dengan laporan Ketua Kelompok Kerja Komunikasi Publik. Selanjutnya, peserta menerima paparan materi utama bertema Peran Media dalam Memperkuat Citra dan Reputasi Pemasyarakatan yang menekankan pentingnya komunikasi publik yang efektif dan terukur dalam mendukung kinerja Pemasyarakatan.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, menegaskan bahwa penguatan fungsi kehumasan dan pemanfaatan teknologi informasi merupakan kebutuhan strategis dalam menghadapi tantangan Pemasyarakatan ke depan. Ia menekankan pentingnya keseragaman narasi, kecepatan informasi, serta profesionalisme jajaran dalam membangun citra Pemasyarakatan yang positif dan akuntabel.

Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan, Maulidi Hilal, menyampaikan bahwa kegiatan Monitoring, Evaluasi, dan Konsolidasi TEKFORMA menjadi sarana evaluasi dan penguatan sinergi antara pusat dan daerah. Ia mendorong seluruh pimpinan satuan kerja, termasuk Kalapas Ngawi, untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi, meningkatkan kualitas data, serta memperkuat kerja sama secara terpadu.

Pada sesi lanjutan, para Kepala UPT, termasuk Kalapas Ngawi Iwan Setiawan, mengikuti agenda khusus pimpinan yang difokuskan pada penguatan peran kepala satuan kerja dalam pengelolaan komunikasi publik dan kerja sama. Sementara itu, sesi teknis kehumasan dan pengelolaan konten diikuti oleh petugas humas masing-masing satuan kerja, sehingga Kalapas Ngawi tidak mengikuti rapat kehumasan tersebut.

Kegiatan ditutup dengan pemberian piagam penghargaan kepada pegawai Lapas Kelas I Surabaya atas keberhasilan menggagalkan upaya penyelundupan, serta kepada pegawai Lapas Kelas I Malang atas dedikasi dan inovasi pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan melalui budidaya anggrek yang meraih prestasi pada ajang Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2025 di ICE BSD.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *